Perbedaan Paid, Earned, dan Owned Media

Perbedaan Paid, Earned, dan Owned Media

PERBEDAAN PAID, EARNED, DAN OWNED MEDIA

PAID MEDIA

Paid media adalah salah satu cara untuk mempromosikan produk, jasa, atau merek melalui pembelian iklan atau publisitas untuk membangun merek, meningkatkan awareness, mempromosikan produk atau jasa, dan mengarahkan target audiens ke situs web perusahaan atau toko.

Keberhasilan kampanye paid media bergantung pada faktor-faktor seperti target audiens, kreativitas iklan, dan budget. Paid media juga memungkinkan perusahaan untuk mengukur efektivitas kampanye melalui analitik dan mempertimbangkan real-time perubahan strategi untuk memaksimalkan hasil.

SPORT AND FITNESS INSTRUCTORS – MUCH MORE ENTERTAINMENT – Vicenza Announcements equipoise steroid benefits soft ball for €2.69 | trovaprezzi.it > fitness accessories

Bentuk-Bentuk Paid Media Meliputi:

Iklan Online

Iklan online adalah bentuk paid media yang melibatkan pemasangan iklan melalui internet, seperti mesin pencari, media sosial, dan situs web tertentu. Iklan online memungkinkan perusahaan untuk menargetkan audiens secara spesifik berdasarkan demografi, lokasi, minat, dan perilaku online.

Iklan online memungkinkan perusahaan untuk menargetkan audiens secara spesifik dan memastikan bahwa iklan mereka dilihat oleh orang yang paling memiliki kemungkinan tertarik dengan produk atau jasa mereka.

Iklan online dapat diubah dan dioptimalkan secara real-time untuk memastikan efektivitas maksimal yang memungkinkan perusahaan untuk melacak dan mengukur efektivitas kampanye mereka dengan detail melalui analitik dan laporan.

Iklan Tradisioanal

Iklan tradisional adalah bentuk paid media yang menggunakan media tradisional seperti TV, radio, surat kabar, pamflet, billboard, dan poster untuk mempromosikan produk, jasa, atau merek.

Iklan tradisional memungkinkan perusahaan untuk mencapai audiens yang lebih luas dan tidak terbatas pada demografi tertentu atau minat yang dapat membantu meningkatkan awareness merek dan membangun merek secara keseluruhan.

Keberhasilan kampanye iklan tradisional bergantung pada faktor-faktor seperti target audiens, kreativitas iklan, dan anggaran. Namun, iklan tradisional kadang-kadang dianggap tidak efektif dan kurang menargetkan dibandingkan dengan iklan online karena tidak memiliki analitik dan fleksibilitas yang sama.

Influencer Marketing

Influencer marketing adalah bentuk paid media dimana perusahaan atau merek bekerja sama dengan selebriti atau individu dengan jumlah pengikut besar dan kredibilitas di media sosial atau platform lain untuk mempromosikan produk atau jasa mereka.

Influencer marketing memungkinkan perusahaan untuk menargetkan audiens yang sudah terbiasa dan tertarik dengan minat dan gaya hidup yang sesuai dengan merek. Sehingga, Influencer memiliki kredibilitas dan pengaruh yang tinggi terhadap pengikut mereka dan dapat membantu membangun kepercayaan dan merek.

Influencer marketing dapat dilakukan melalui berbagai platform, seperti Instagram, TikTok, YouTube, dan blog. Perusahaan dapat bekerja sama dengan influencer untuk menciptakan konten sponsor atau mempromosikan produk mereka melalui ulasan atau endorsement.

Keberhasilan kampanye influencer marketing bergantung pada faktor-faktor seperti pemilihan influencer yang tepat, kreativitas konten, dan relevansi produk dengan audiens influencer.

EARNED MEDIA

Earned media adalah publicity atau publisitas yang diperoleh tanpa biaya, melalui media tradisional seperti surat kabar, televisi, atau media online seperti blog, forum, dan media sosial. Earned media dicapai melalui tindakan dan konten yang menarik dan memiliki nilai tambah bagi audiens, yang membuat mereka berbicara dan berbagi konten tersebut dengan orang lain.

Earned media memiliki beberapa manfaat seperti membangun kepercayaan dan kredibilitas merek, membantu mempromosikan produk dan jasa secara efektif, dan membantu meningkatkan visibilitas merek melalui pengaruh dan rekomendasi mulut ke mulut.

Namun, earned media tidak selalu dalam kendali perusahaan dan bisa berdampak negatif jika publisitas tersebut merupakan berita buruk atau tuduhan. Oleh karena itu, perusahaan harus memastikan bahwa tindakan dan konten mereka memiliki nilai tambah dan bermanfaat bagi audiens, untuk memastikan bahwa mereka memperoleh earned media positif.

Bentuk-Bentuk Earned Media Meliputi:

Online News Outlets

Online news outlets di earned media adalah situs berita atau portal berita online yang mempublikasikan berita, artikel, atau ulasan tentang produk, layanan, atau perusahaan. Ini termasuk situs berita nasional atau lokal, blog, dan situs media sosial yang memiliki sektor berita.

Online news outlets bisa menjadi sumber informasi dan referensi bagi audiens, dan membantu meningkatkan visibilitas dan kredibilitas merek. Merek yang berhasil memperoleh publisitas positif dari online news outlets bisa memperoleh manfaat dari lalu lintas dan peningkatan traffic situs, serta membangun kepercayaan dan kredibilitas merek.

Namun, publisitas negatif dari online news outlets bisa memiliki dampak negatif pada merek dan harus diantisipasi oleh perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan harus memastikan bahwa tindakan dan konten mereka memiliki nilai tambah dan bermanfaat bagi audiens, untuk memastikan bahwa mereka memperoleh publisitas positif dari online news outlets.

User-Generated Content (UGC)

User-generated content (UGC) adalah konten yang dibuat dan diposting oleh pengguna media sosial, blog, atau situs web, tanpa campur tangan atau dukungan dari perusahaan. UGC dapat berupa ulasan, opini, tanggapan, foto, video, atau komentar yang berkaitan dengan produk atau layanan perusahaan.

Pengguna yang membuat UGC biasanya memiliki minat dan pengalaman pribadi dengan produk atau layanan, dan dapat mempengaruhi pemikiran dan tindakan orang lain terkait merek tersebut. UGC yang positif dapat membantu meningkatkan visibilitas dan kredibilitas merek, serta memperkuat loyalitas dan hubungan dengan audiens.

Namun, UGC negatif juga bisa memiliki dampak negatif pada merek dan harus diantisipasi oleh perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan harus mengendalikan dan memantau UGC yang terkait dengan mereka, dan memastikan bahwa mereka memiliki strategi untuk menanggapi dan mengatasi UGC negatif. Perusahaan juga harus mengakui dan menghormati hak-hak pengguna yang membuat UGC, dan memberikan mereka suatu platform yang memungkinkan mereka untuk terlibat dan berbagi konten mereka.

PERBEDAAN PAID, EARNED, OWNED MEDIA
PERBEDAAN PAID, EARNED, DAN OWNED MEDIA

OWNED MEDIA

Owned media adalah media yang dimiliki dan dikontrol oleh perusahaan atau merek. Ini meliputi situs web perusahaan, akun media sosial, blog, dan publikasi lainnya.

Owned media dapat digunakan untuk berbagai hal, seperti membangun merek, mempromosikan produk atau jasa, dan menjangkau audiens yang sudah terbiasa dengan merek.

Keberhasilan owned media bergantung pada faktor-faktor seperti kualitas konten, kreativitas, dan relevansi dengan audiens. Owned media dapat digabungkan dengan bentuk paid media lainnya, seperti iklan online atau influencer marketing, untuk memperkuat efektivitas kampanye pemasaran.

Situs web perusahaan adalah situs web yang dibangun dan dimiliki oleh perusahaan atau merek. Situs web ini menyediakan informasi tentang produk atau jasa perusahaan, sejarah perusahaan, visi dan misi, serta kontak dan lokasi perusahaan.

Owned Media Terdiri Dari Beberapa Bentuk, Diantaranya:

Situs Web Perusahaan

Situs web perusahaan adalah salah satu elemen penting dari owned media karena memberikan platform bagi perusahaan untuk mempresentasikan diri dan merek mereka. Ini membantu membangun merek dan kredibilitas perusahaan dan menjadi sumber informasi yang terpercaya bagi audiens.

Akun Media Sosial

Akun media sosial adalah profil atau halaman perusahaan pada platform media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, dll. Akun media sosial ini memungkinkan perusahaan untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan audiens mereka melalui konten yang diposting.

Akun media sosial merupakan bagian dari owned media karena dikelola dan dimiliki oleh perusahaan. Ini membantu perusahaan mempromosikan merek dan produk mereka, membangun hubungan dengan audiens, dan meningkatkan visibilitas mereka.

Blog

Blog adalah situs web yang menampilkan tulisan atau artikel yang ditulis oleh pemilik blog atau oleh orang yang ditunjuk. Blog biasanya dapat memuat berbagai topik, termasuk informasi tentang produk atau jasa, tips dan trik, pandangan pribadi, dll.

Blog termasuk dalam kategori owned media karena dibangun dan dikelola oleh perusahaan atau merek. Ini membantu perusahaan mempromosikan merek dan produk mereka dengan mempublikasikan konten yang bermanfaat dan menarik bagi audiens.

Blog juga dapat membantu perusahaan membangun kredibilitas dan autoritas sebagai sumber informasi yang terpercaya, dan membantu perusahaan menjangkau audiens baru melalui optimasi mesin pencari (SEO).

Simak Artikel Lainnya di Panal Digital Marketing

Strategi Sosial Media Marketing

Strategi Sosial Media Marketing

Strategi pemasaran media sosial ? Apa tujuannya? Apa Manfaatnya? Strategi pemasaran media sosial adalah rencana aksi yang digunakan untuk mencapai tujuan pemasaran melalui media sosial. Ini meliputi aktivitas seperti menentukan tujuan dan target pasar, membuat konten yang menarik, melakukan analisis data, menjalin hubungan dengan audiens, mengoptimalkan SEO , menggunakan iklan, mengintegrasikan dengan situs web, dan menjaga konsistensi.

Strategi pemasaran media sosial umumnya mencakup pembuatan dan berbagi konten di platform media sosial, serta iklan berbayar di platform-platform tersebut.

Tujuan dari strategi pemasaran media sosial dapat bervariasi tergantung pada jenis bisnis atau produk yang dijual, namun beberapa tujuan umum dari strategi pemasaran media sosial adalah:

  • Meningkatkan kesadaran merek: Membuat audiens mengenal dan mengingat merek Anda.
  • Meningkatkan engagement : Membuat audiens berinteraksi dengan konten atau produk Anda.
  • Meningkatkan trafik: Mengarahkan trafik ke website atau toko online Anda
  • Meningkatkan penjualan: Membuat audiens membeli produk atau layanan Anda
  • Membangun hubungan dengan audiens: Membuat audiens merasa nyaman dan percaya dengan merek Anda.
  • Meningkatkan ROI (Return On Investment) : Mengembalikan nilai yang lebih besar dari dana yang diinvestasikan dalam kampanye pemasaran.
  • Meningkatkan loyalitas pelanggan: Membuat audiens setia dengan produk atau layanan Anda.
  • Memperluas jangkauan audiens: Mencapai audiens yang lebih luas dan berbeda di luar basis pelanggan yang sudah ada

Selain tujuannya, strategi social media marketing memiliki beberapa manfaat. Manfaat dari strategi pemasaran media sosial dapat bervariasi tergantung pada jenis bisnis atau produk yang dijual, namun beberapa manfaat umum dari strategi pemasaran media sosial adalah:

  1. Efisiensi : Pemasaran media sosial dapat menjangkau khalayak yang lebih luas dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan metode pemasaran tradisional.
  2. Interaksi langsung : Media sosial memungkinkan Anda untuk berinteraksi langsung dengan audiens Anda dan memahami kebutuhan mereka dengan lebih baik.
  3. Analisis data : Media sosial menyediakan data yang dapat digunakan untuk menganalisis kampanye kampanye dan menyesuaikan strategi Anda sesuai dengan hasil yang diperoleh.
  4. Peningkatan trafik : Media pemasaran sosial dapat mengarahkan trafik ke website atau toko online Anda dan meningkatkan jumlah pengunjung.
  5. Peningkatan penjualan : Media pemasaran sosial dapat meningkatkan penjualan produk atau layanan Anda dengan meningkatkan kesadaran merek dan meningkatkan kepercayaan audiens Anda.
  6. Peningkatan loyalitas pelanggan : Pemasaran media sosial dapat membuat pelanggan Anda setia dengan produk atau layanan Anda dengan membangun hubungan yang baik dan menjaga komunikasi yang konsisten.
  7. Peningkatan ROI : Pemasaran media sosial dapat meningkatkan ROI karena biaya yang lebih rendah dan efektivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode pemasaran tradisional.

Dalam strategi social media marketing , ada beberapa hal yang harus dilakukan agar bisa maksimal:

  1.   Menentukan tujuan dan target pasar

Ini akan membantu Anda untuk menentukan konten apa yang harus diposting dan di mana harus diposting.

  1.   Membuat konten yang menarik

Membuat konten yang menarik dan relevan akan meningkatkan tingkat engagement dan membuat audiens Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang produk atau layanan Anda.

  1.   Melakukan analisis

Melakukan analisis data dari kampanye Anda akan membantu Anda untuk mengetahui apa yang bekerja dan apa yang tidak bekerja, sehingga Anda dapat menyesuaikan strategi Anda sesuai dengan hasil yang Anda dapatkan.

  1.   Menjalin hubungan dengan audiens

Membuat hubungan yang baik dengan audiens Anda akan membantu Anda untuk meningkatkan kesadaran merek dan meningkatkan loyalitas mereka terhadap produk atau layanan Anda.

  1.   Mengoptimalkan SEO

Mengoptimalkan konten Anda dengan kata kunci yang tepat dan mendeskripsikan produk atau layanan Anda dengan baik akan membantu Anda meningkatkan visibilitas di mesin pencari.

  1.   Menggunakan iklan

Menggunakan iklan di media sosial akan membantu Anda untuk meningkatkan jangkauan kampanye Anda dan menargetkan audiens yang spesifik.

  1.   Mengintegrasikan dengan situs web

Mengintegrasikan media sosial dengan situs web Anda akan membantu Anda untuk meningkatkan lalu lintas dan meningkatkan konversi.

  1.   Menjaga konsistensi

Menjaga konsistensi di semua akun media sosial Anda akan membantu Anda untuk menjaga audiens tetap terlibat dan meningkatkan brand awareness.

Strategi Pemasaran Media Sosial
Strategi Pemasaran Media Sosial

Ada beberapa contoh social media marketing , seperti berikut :

  1. Membuat akun bisnis di platform seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan LinkedIn untuk menampilkan produk atau layanan perusahaan.
  2. Membuat konten yang menarik dan berkualitas, seperti foto, video, atau infografik, untuk dibagikan di platform media sosial.
  3. Menjalin interaksi dengan pelanggan melalui fitur seperti komentar dan pesan langsung di media sosial.
  4. Menyelenggarakan kampanye iklan berbayar di platform media sosial untuk meningkatkan jangkauan dan meningkatkan kesadaran merek.
  5. Melakukan analisis data untuk mengevaluasi efektivitas kampanye pemasaran di media sosial.
  6. berkontestasi atau giveaway di media sosial untuk menarik perhatian dan meningkatkan engagement dengan audiens.
  7. Menggunakan influencer atau selebriti untuk mempromosikan produk atau layanan perusahaan di media sosial.

 

Simak Artikel Lainnya di Panal Digital Marketing

Cara simple untuk Melakukan Promosi di Media Sosial

Cara simple untuk Melakukan Promosi di Media Sosial

Cara simple untuk Melakukan Promosi di Media Sosial

Di masa saat ini media sosial berganti dari yang sebelumnya hanya sebuah kebutuhan tersier menjadi kebutuhan pokok ataupun primer untuk seluruh orang . beberapa media sosial yang banyak digunakan antara lain facebook, instagram, twitter, whatsapp, telegram, path, line. Hal tersebut sangat  mengingat kedudukan aplikasi sosmed yang sangat banyak digunakan sehingga dapat jadi media promosi dan untuk  mempermudah  aktivitas marketing yang dipunyai oleh bisnis kamu

Tetapi kenyataanya , masih banyak yang belum memahami  tentang cara  ataupun strategi promosi lewat web jejaring sosial. Maka  dari itu sangat berarti untuk kamu untuk  memahami  metode mudah  buat mempromosi lewat sosmed.

Cara simple untuk Melakukan Promosi di Media Sosial

Apa si media sosial itu ? media sosial adalah sebuah  media online ataupun daring yang banyak  dimanfaatkan untuk  berteman ataupun bersosialisasi secara online di internet. para penggunanya sangat mudah berhubungan,berbagi dan lainnya sekaligus menggunakan sebuah  teknologi berbasis web ataua bisa juga berupa aplikasi yang bisa mengganti suatu hubungan  komunikasi ke dalam sebuah  diskusi interaktif. Beberapa  contoh media sosial yang banyak digunakan YouTube, Facebook, Web, Twitter, serta lain- lain. Sesudah  menguasai penafsiran media sosial serta karakteristiknya, pastinya kamu wajib ketahui apa saja kegunanaan dari media sosial. Berikut ini merupakan sebagian kegunaannya secara universal:

  • Memperluas komunikasi manusia dengan menggunakan teknologi internet dan  web
  • komunikasi dengan banyak peserta  secara bertepatan( many to many).
  • Mencipatakan personal branding buat para pengusaha maupun tokoh warga.

Apa Tujuan media sosial ? Seperti  yang disebutkan pada definisi di atas, salah satu tujuannya adalah  pelaku media komunikasi alternatif untuk pengguna. Berikut ini beberapa  sebagian tujuannya secara menyeluruh:

  1. Membentuk Komunitas

jadi wadah tempat berkumpulnya warga online yang mempunyai atensi yang sama buat tempat  berbicara serta bertukar data ataupun komentar.

  1. menjalin interaksi  Pribadi

berfungsi berarti dalam kegiatan menjalin interaksi  personal dengan orang lain secara individu.

  1. Media marketplace

Pengguna media sosial yang jumlahnya sangat banyak pasti jadi tempat yang sangat potensial untuk  memasarkan sesuatu. Setelah mengenal lebih jauh tentang media sosial,berikutnya adalah Cara Mudah  untuk Melakukan Promosi di media sosial :

  1. jangan gunakan konten yang sama secara terus menerus

Setiap akan melakukan posting di halaman pribadi ataupun orang lain, usahakan kalian  harus menggunakan kata – kata yang menarik perhatian pengunjang . Hal tersebut tentu sangat  penting untuk meningkatkan produk  bisnis anda. Selalu  gunakan konten yang fresh,. Jika kalian  melakukan promosi di group, gunakanlah kata – kata yang dapat memancing rasa ingin tahu dari orang lain.

  1. Menggunakan Media Gambar

Dengan memasang memasarkan  dengan media gambar yang menarik akan memancing sebuah minat pembeli dibandingkan dengan postingan yang hanya berisikan teks saja. gunakan gambar yang mudah dipahami  dan memiliki gabungan warna yang menarik. Sehingga bisa mbuat  rasa ingin tahu dan penasaran para pengunjung . Gunakan gambar yang mudah dipahami , dan tidak ribet sehingga tidak membuat pengunjung  bingung atau pusing  ketika melihatnya.

  1. Menggunakan hashtag

dengan adanya hastag membuat para customer mudah untuk menemukan produk kita.penggunaan hastag juga akan menjangkau untuk bisnis anda menjadi semakin luas .

  1. Harus Aktif dan Responsif

Sebagai admin sebaiknya anda untuk memberikan respon yang cepat dan komentar yang positif tentunya. Dengan memberikan respon yang cepat dan positif ,membuat  pengunjung merasakan senang dan setia terhadap konten Anda dengan memberikan like, comment dan share hingga subscribe. Dengan strategi diatas dapat membuat maksimalkan pendapatan, pelayanan dan kegiatan promosi pada produk Anda.