Mengoptimalkan Situs Web dengan Desain Responsif!

Mengoptimalkan Situs Web dengan Desain Responsif!

Di era digital yang semakin terhubung ini, di mana penggunaan perangkat mobile semakin mendominasi akses internet, memiliki situs web yang responsif menjadi suatu keharusan bagi setiap bisnis yang ingin tetap bersaing dan memberikan pengalaman pengguna yang optimal.

Pernahkah kamu mengunjungi sebuah situs web melalui ponsel atau tablet, hanya untuk menemukan tampilan yang tidak sesuai, teks yang sulit terbaca, atau elemen-elemen yang saling tumpang tindih? Situasi seperti ini adalah contoh yang jelas mengenai pentingnya desain responsif. Desain responsif adalah pendekatan desain yang memastikan situs web dapat menyesuaikan tampilan dan fungsionalitasnya dengan baik di berbagai perangkat, seperti ponsel, tablet, dan desktop. Sebuah situs web yang responsif akan secara otomatis menyesuaikan tampilan dan fungsionalitasnya dengan perangkat yang digunakan oleh pengguna, menghadirkan pengalaman yang konsisten, intuitif, dan mudah dinavigasi.

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi manfaat utama dari mengoptimalkan situs web dengan desain responsif dan bagaimana hal ini dapat membantu meningkatkan pengalaman pengguna, keterlibatan, dan kesuksesan bisnis kamu!

Mengoptimalkan Situs Web dengan Desain Responsif!
Mengoptimalkan Situs Web dengan Desain Responsif!
  1. Menciptakan Pengalaman Pengguna yang Lebih Baik

Dengan desain responsif, situs web kamu akan terlihat dan berfungsi dengan baik di berbagai perangkat. Hal ini menciptakan pengalaman pengguna yang konsisten, intuitif, dan mudah dinavigasi tanpa adanya kesulitan saat mengakses situs web dari perangkat apa pun. Pengalaman pengguna yang baik akan meningkatkan kepuasan pelanggan, memperkuat citra merek, dan mempengaruhi keputusan pembelian.

  1. Meningkatkan Keterlibatan Pengguna

Ketika pengguna dapat dengan mudah mengakses dan berinteraksi dengan situs web melalui perangkat mereka, mereka cenderung lebih terlibat. Desain responsif memungkinkan tampilan yang menarik dan fungsionalitas yang optimal, sehingga pengguna akan lebih lama tinggal di situs web kamu, menjelajahi konten, dan berinteraksi dengan elemen-elemen penting seperti formulir kontak atau toko online. Semakin tinggi tingkat keterlibatan pengguna, semakin besar kemungkinan mereka untuk berkonversi menjadi pelanggan atau melakukan tindakan yang diinginkan.

  1. Meningkatkan Tingkat Konversi

Situs web yang responsif memiliki tingkat konversi yang lebih tinggi. Dengan tampilan yang baik di perangkat mobile, pengguna akan merasa nyaman untuk menjelajahi produk atau layanan kamu tawarkan, melihat testimoni, dan membuat pembelian langsung dari perangkat mereka. Kemudahan penggunaan yang dihasilkan oleh desain responsif membantu mengurangi hambatan yang mungkin muncul saat pengguna mencoba berinteraksi dengan situs web kamu.

  1. Mendukung Strategi SEO

Desain responsif juga berperan penting dalam upaya optimasi mesin pencari (SEO). Mesin pencari, seperti Google, memberikan peringkat yang lebih baik kepada situs web yang responsif, karena desain tersebut memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik dan memenuhi persyaratan untuk tampilan yang ramah mobile. Dengan desain responsif, kamu dapat menghindari konten yang duplikat dan memfokuskan upaya SEO pada satu versi situs web yang dioptimalkan dengan baik.

  1. Menghadapi Tren Konsumen

Penggunaan perangkat mobile terus meningkat secara signifikan. Menurut studi, sebagian besar pengguna internet mengakses web melalui ponsel mereka. Dalam mengoptimalkan situs web dengan desain responsif, kamu dapat mengikuti tren konsumen ini dan menjangkau audiens yang lebih luas.

Mengoptimalkan situs web dengan desain responsif adalah keputusan yang cerdas dalam upaya meningkatkan pengalaman pengguna, keterlibatan, dan konversi. Dengan mengadopsi desain responsif, kamu dapat memastikan bahwa situs web kamu siap menghadapi tantangan digital di masa depan dan memberikan nilai yang lebih baik kepada pelanggan.

Landing Page

Landing Page

LANDING PAGE adalah halaman web yang dirancang khusus untuk mengkonversi pengunjung menjadi pelanggan atau calon pelanggan. Halaman ini ditujukan untuk pengguna yang mengklik link iklan atau promosi, dengan tujuan yang spesifik seperti mengumpulkan informasi kontak, menjual produk atau layanan, atau mengarahkan pengguna ke halaman lain. Landing page biasanya dirancang dengan sangat spesifik dengan tujuan tertentu dan akan memiliki elemen yang ditujukan untuk mencapai tujuan tersebut.

Dalam menjalankan bisnis online, ada dua istilah yang perlu kamu pahami, yakni landing page dan website.  Selama ini mungkin kamu menganggapnya sebagai hal yang sama tapi ternyata landing page dan website itu berbeda. Homepage dan landing page adalah dua halaman web yang berbeda meskipun mirip dalam beberapa hal. Berikut adalah perbedaan utama antara kedua halaman tersebut:

Landing Page
Landing Page

Secara tujuan, Tujuan utama dari homepage adalah untuk memberikan gambaran umum tentang sebuah situs web, sementara tujuan utama dari landing page adalah untuk mengkonversi pengunjung menjadi pelanggan atau calon pelanggan.

  • Perbedaan landing page dan website yang selanjutnya terletak pada konten yang dibuat. Konten pada homepage biasanya lebih umum dan terdiri dari beberapa bagian seperti navigasi, header, dan footer. Sedangkan konten pada landing page lebih spesifik dan ditujukan untuk mencapai tujuan tertentu, seperti mengumpulkan informasi kontak, menjual produk atau layanan, atau mengarahkan pengunjung ke halaman lain.
  • Perbedaan selanjutnya yaitu secara desain. Desain homepage biasanya lebih kompleks dan mencakup beberapa bagian seperti navigasi, header, dan footer. Desain landing page lebih sederhana dan fokus pada konten yang ditujukan untuk mencapai tujuan tertentu.
  • Perbedaan secara fungsi. Homepage sering digunakan sebagai halaman utama yang mengarahkan pengunjung ke bagian lain dari situs web, sedangkan landing page digunakan untuk mengumpulkan informasi kontak atau menjual produk atau layanan.
  • Secara Trafik, Homepage dikunjungi oleh semua pengunjung yang datang ke situs web, sedangkan landing page hanya dikunjungi oleh pengunjung yang mengklik link iklan atau promosi.
  • Juga secara Analitik, Homepage sering digunakan sebagai halaman utama untuk mengukur trafik dan engagement pengunjung, sementara landing page digunakan untuk mengukur tingkat konversi dari pengunjung menjadi pelanggan atau calon pelanggan.

Setelah memahami apa itu landing page, Anda bisa memiliki gambaran bahwa landing page sangatlah berguna. Adanya landing page akan memberikan banyak manfaat bagi Anda, manfaat yang dapat diperoleh dari penggunaan landing page, diantaranya:

  • Meningkatkan tingkat konversi
  • Mengumpulkan informasi kontak
  • Meningkatkan penjualan
  • Mengarahkan pengunjung ke halaman lain
  • Meningkatkan kesadaran akan brand
  • Mengoptimalkan iklan
  • Meningkatkan relevansi

Landing page ditujukan untuk sebuah campaign khusus. Berdasarkan fungsinya landing page dapat dibagi sebagai berikut,

  • Lead generation landing page adalah halaman web yang dirancang khusus untuk mengumpulkan data kontak dari pengunjung. Halaman ini biasanya menyertakan formulir kontak yang dapat diisi dengan informasi seperti nama, alamat email, nomor telepon, dll.
  • Click Through landing page adalah halaman web yang dirancang khusus untuk mengarahkan pengunjung ke halaman lain di situs web. Halaman ini biasanya digunakan setelah pengunjung mengklik iklan atau promosi, dengan tujuan untuk mengarahkan pengunjung ke halaman yang lebih relevan dengan iklan yang dilihat.

Kita sudah bicara soal apa itu landing page, fungsinya, perbedaan homepage dengan landing page, serta beberapa jenisnya. Berikut beberapa landing page yang umum digunakan adalah:

  1. Tiket.com
  2. Shopee
  3. Gojek
  4. Kolase
  5. Zalora

Itulah beberapa contoh beberapa referensi landing page yang sederhana namun sudah mencangkup semua hal yang dibutuhkan, seperti:

  1. Desain yang sederhana dan mudah di navigasi: Halaman tersebut dirancang dengan desain yang sederhana dan mudah dinavigasi, sehingga memudahkan pengunjung untuk menemukan informasi yang dibutuhkan.
  2. Pemilihan warna yang menarik: Penggunaan warna yang menarik pada halaman dapat membuat pengunjung merasa nyaman dan tertarik untuk meng klik tombol “beli sekarang”
  3. Konten yang relevan dan menarik: menyediakan konten yang relevan dan menarik untuk mempromosikan produk atau layanannya, seperti promo atau diskon yang tersedia.
  4. Fitur pencarian yang mudah digunakan: memiliki fitur pencarian yang mudah digunakan, sehingga pengunjung dapat dengan mudah menemukan informasi yang dibutuhkan.
  5. Fokus pada konversi: Halaman landing tersebut difokuskan pada konversi, dengan menyediakan tombol “beli sekarang” yang jelas dan mudah diakses.
  6. Optimisasi mobile: Halaman landing tersebut dapat dibuka dengan baik pada perangkat mobile, sehingga memudahkan pengunjung untuk mengaksesnya dari mana saja.
  7. Integrasi dengan sosial media: Halaman landing tersebut terintegrasi dengan sosial media, sehingga pengunjung dapat dengan mudah berbagi informasi tentang produk atau layanan yang ditawarkan

Simak Artikel Lainnya di Panal Digital Marketing